Oleh: hernandhyhidayat | Desember 15, 2009

SEL

Dengan ucapan “Bismillahirohmanirrohim” saya awali penulisan blog ini. Blog yang saya buat ini, isinya merupakan suatu tulisan dari ilmu yang saya dapatkan dari berbagai sumber. Tulisan pertama saya di blog ini berjudul “SEL”. Mengapa tulisan pertama saya berjudul SEL..?? jawabannya karena saya yakin dan paham bahwa segala sesuatu yang hidup di muka bumi ini berawal dari sesuatu yang sangat kecil yang merupakan unit struktural dan fungsional bagi semua makhluk hidup. Dengan ditulisnya tentang SEL ini, semoga memberikan motivasi bagi saya untuk menulis  dan berbagi ilmu kepada semuanya demi memberikan perubahan pada dunia.amin…

Pengertian Sel

SEL adalah unit fungsional dan struktural dalam sistem kehidupan. Sebagai unit fungsional, di dalam sel berlangsung semua reaksi kimia dan berbagai proses kehidupan. Sebagai unit struktural, sel merupakan bagian dari komponen penyusun jaringan makhluk hidup. Secara structural, para ahli biologi membedakan sel menjadi dua kelompok utama, yaitusel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokaritik adalah sel yang tidak memiliki membrane inti, artinya materi inti berupa DNA tidak diseliputi oleh suatu membrane. Sel eukariotik adalah sel yang memiliki membrane inti, umumnya memiliki organel-organel sel.

Sejarah Perkembangan Teori Sel

Anton van Leeuwenhoek

Anton van Leeuwenhoek (1632-1723), seorang ahli mikroskop berkebangsaan Belanda merupakan orang pertama yang membuat dan menggunakan mikroskop untuk mempelajari berbagai objek biologi. Anton van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda-benda dan jasad-jasad renik dan menunjukkan pertama kali pada dunia ada “kehidupan di dunia lain” yang belum pernah dilihat oleh manusia. Saat itu, ia tidak menyebutnya sebagai sel, melainkan hewan-hewan kecil. Karyanya menjadi dasar bagi cabang biologi yang penting saat ini yaitu  mikrobiologi.

robert hooke

Istilah sel pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan Inggris bernama Robert Hooke (1635-1703), yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata Latin cellulae yang berarti ‘kamar-kamar kecil’. Penggunaan istilah ini mulai pada tahun 1665, yaitu pada saat ia mempublikasikan bukunya yang berjudul Micrographia.

Perkembangan mikroskop selama hampir 200 tahun berikutnya telah memberikan kesempatan bagi para ahli untuk meneliti susunan tubuh makhluk hidup. Serangkaian penelitian telah dilakukan oleh 2 orang ilmuwan dari Jerman yaitu Matthias Jakob Schleiden (ahli botani, 1804-1881) dan Theodor Schwann (ahli zoologi, 1810-1882). Mereka menyimpulkan bahwa setiap mahluk hidup tersusun atas sel.

Selanjutnya pada tahun 1885 seorang ilmuwan Jerman, Rudolf Virchow, mengamati bahwa sel dapat membelah diri dan membentuk sel-sel baru. Setelah istilah sel dikenal, dikemukakan pula bahwa bagian penting dari sel adalah bagian dalam dari dinding sel (isi sel). Isi sel terdiri atas material hidup yang dikenal dengan istilah protoplasma yang berarti zat pertama yang dibentuk. Istilah protoplasma pertama kali diperkenalkan pada tahun 1839 oleh J. Purkinye, seorang ahli fisiologi.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

sel hewan

Sel hewan tidak memiliki dinding sel. Protoplasmanya hanya dilindungi oleh membran tipis yang tidak kuat. Ada beberapa sel hewan khususnya hewan bersel satu, selnya terlindungi oleh cangkok yang kuat dan keras. Cangkok tersebut umumnya tersusun atas zat kersik dan pelikel, dijumpai misalnya pada Euglena dan Radiolaria.

Secara umum sel hewan tidak memiliki vakuola. Jika ada vakuola, ukurannya sangat kecil. Pada beberapa jenis hewan bersel satu ditemukan adanya vakuola, misalnya pada Amoeba dan Paramaecium. Terdapat dua macam vakuola, yaitu vakuola kontraktil (alat osmoregulasi) dan vakuola non kontraktil (penyimpan makanan). Bagian paling besar pada sel hewan adalah nukleus.

Dalam satu sel hewan terdapat dua sentriol. Kedua sentriol ini terdapat dalam satu tempat yang disebut sentrosom. Saat pembelahan sel, tiap sentriol memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan dan memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom.

sel tumbuhan

Sel Tumbuhan, bagian terluar dari sel tumbuhan adalah dinding sel. Dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan penunjang. Dinding yang terbentuk pada waktu sel membelah disebut dinding primer dan setelah mengalami penebalan, berubah menjadi dinding skunder. Dinding primer sel merupakan selaput tipis yang tersusun atas serat-serat selulosa. Serat ini amat kuat daya regangnya. Dinding sel yang kaku tersusun atas polisakarida: hemiselulosa dan pektin.

Dinding sel skunder dimiliki oleh sel-sel dewasa. Dinding skunder memiliki kandungan selulosa lebih banyak berkisar 41-45%, juga hemiselulosa dan lignin.

Sel tumbuhan memiliki vakuola yang lebih besar (dibanding sel hewan). Vakuola sel tumbuhan bersifat menetap. Sel-sel tumbuhan yang memiliki vakuola paling besar adalah sel-sel parenkim dan kolenkim.

Selain itu sel tumbuhan memiliki organel yang tidak terdapat di dalam sel hewan, fungi, maupun prokariota seperti bakteri dan ganggang hijau-biru, yaitu plastida.

Bentuk plastida bisa bulat, oval maupun cakram. Plastida dibedakan menjadi leukoplas, kromoplas dan kloroplas, dimana ketiganya merupakan perkembangan dari proplastida (plastida muda).

Tabel Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

SEL HEWAN

SEL TUMBUHAN

Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan
Mempunyai bentuk yang tidak tetap Mempunyai bentuk yang tetap
Tidak mempunyai dinding sel Mempunyai dinding sel
Tidak mempunyai klorofil Mempunyai klorofil
Tidak mempunyai vakuola, walaupun terkadang sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). Mempunyai vakuola atau rongga sel yang besar
Menyimpan makanan dalam bentuk biji (granul) glikogen. Menyimpan tenaga dalam bentuk biji (granul) kanji.
Mempunyai lisosom Tidak mempunyai lisosom
Mempunyai sentrosom Tidak mempunyai sentrosom
Tidak mempunyai plastida Mempunyai plastida

Responses

  1. tulisannya bagus..
    saya jadi bisa ngerjain tugas nih..
    thanks yah..

  2. bagus…saya mudah menemukan lokasi tanggapan…tapi apakah sel diatas itu merupakan judul anda atau bukan?

    • makasih pa…
      yang judulnya SEL bukan merupakan tugas yang dari bapa (tugas meteorologi laut) tapi hanya sekedar tulisan pembukaan pada blog saya yang pertama karena saya yakin segala sesuatu yang hidup dimulai dari yang kecil seperti hanya sel…

  3. Assalmualaikum Kang Enjang nu Tampan, kumaha damang?

    Wah blognya baru ya???!!
    Jangan lupa kunjungi blog ane ya!!
    hehehe…

    http://elrianjani.wordpress.com/

  4. makasih infonya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: